you are reading
Daily story

Menjadi Seorang Istri

Ceritanya saya mau curhat tentang hari-hari pertama saya sebagai seorang istri. Sewaktu saya masih pacaran dengan si partner, saya ingin cepat-cepat mengurus dia. Karena saya geregetan kalau bangunkan dia untuk berangkat kerja atau kalau dia makan sembarangan. Serba tidak teratur, kurang lebih seperti itu si partner sewaktu single. Niatnya sih kalau sudah menikah, saya akan belajar untuk mengurus dia, jadi dia lebih terawat :mrgreen:. Nah, sampailah pada saat dimana kami hidup serumah. Sesuai niat saya, saya melakukan tugas sebagai istri; menyiapkan sarapan untuk dia, membangunkannya (kali ini lebih mudah karena tidak dengan handphone), menyiapkan seragam kerjanya termasuk memelihara kebersihan rumah. Ada sebuah lelucon yang bilang kalau menikah adalah harga termahal yang dikeluarkan pria untuk mendapatkan seorang pembantu. Lelucon itu ada benarnya karena pekerjaan asisten rumah tangga seperti mencuci, menyetrika, menyapu termasuk kepada tugas kepala rumah tangga alias seorang istri. Dan saya tidak keberatan untuk melakukannya. Sebenarnya apa yang saya lakukan tidak jauh berbeda ketika saya tinggal di kostan, yang membedakan adalah saat ini saya bertanggungjawab terhadap suami saya.

Saya menikmati peran saya sebagai seorang istri. Namun ada saat di mana saya ingin menangis karena setelah 3 jam bertarung dalam perjalanan pulang kerja, setumpuk baju menunggu untuk diseterika, setumpuk piring menunggu untuk dicuci dan lantai yang menyeringai minta dibersihkan. Belum lagi kalau saya harus menyiapkan makan malam untuk si partner (beruntung si partner hampir tiap hari lembur, jadi selalu makan di kantor). Pernah ada saat saya dan partner sama-sama sakit. Meskipun sakit, saya harus merawat dia. Karena kami hanya tinggal berdua, siapalagi yang akan merawat partner kalau bukan saya (seperti iklan sebuah produk :D)? Sebenarnya sih partner bukan tipe suami yang rewel, dia bahkan selalu menawarkan diri untuk membantu saya menyelesaikan pekerjaan rumah saya. Tapi buat saya, suami itu harusnya duduk santai sambil minum teh atau kopi.

Menjadi seorang istri selama beberapa hari membuat saya tersadar bahwa pekerjaan seorang istri tidak dapat diremehkan. Teringat dulu akan Bunda saya yang sepulang kerja langsung melakukan pekerjaannya sebagai ibu. Saya tidak pernah melihat Bunda mengeluh saat harus melayani Ayah. Ah,  apa yang saya lakukan ini tidak ada apa-apanya dibandingkan beliau. Karena itu, saya akan belajar banyak dari Bunda agar ikhlas melakukan pekerjaan seorang istri. Beberapa hari ini saya mendapatkan poin penting yang menjadi pegangan saya; bahwa seberapapun lelahnya saya, kalau saya niat dan ikhlas, pasti saya bisa menyeterika tumpukan pakaian itu :lol:! Memang benar kata orang, meskipun fisik wanita lebih lemah daripada pria tapi sebenarnya ia lebih kuat daripada lelaki. Target awal saya sebagai seorang perempuan, saya harus lebih kuat untuk suami saya, karena insya Allah saya akan melayani dia sepanjang hidupnya. Tahap selanjutnya, saya akan menjadi kuat demi anak-anak saya. Hmm, semoga Allah membimbing saya menjadi istri yang soleha. Bismillah :).

About these ads

Discussion

69 thoughts on “Menjadi Seorang Istri

  1. wah senengnya yang udah nikah

    Posted by andinoeg | November 28, 2011, 1:45 pm
  2. Wuih… kita sama2 pengantin baru sya xixixi.. ;)

    Posted by Onnay Okheng | November 28, 2011, 1:54 pm
  3. wei….yang menjalani peran baru sebagai istri nich :D

    Posted by grandchief | November 28, 2011, 2:26 pm
  4. Menjadi ibu rumah tangga memang jabatan yang mulia..

    Posted by Masbro | November 28, 2011, 3:26 pm
  5. pekerjaan rumah tangga itu “kelihatannya sedikit” tapi kalau dijalani “ngga ada habisnya” mb…. :-D
    nikmati aja perannya yg sekarang ya mb….
    walaupun capek/ letih kalau dibawa senang insyaAlloh dech smuanya mjd ringan…..!
    selamat menikmati peran barunya :-D

    Posted by bensdoing | November 28, 2011, 4:13 pm
  6. aah,., semangat mbak sya..
    semoga saja nanti saya pun bisa menjadi istri yang tangguh ;D

    Posted by ~Amela~ | November 28, 2011, 4:30 pm
  7. Subhanallah, senang membaca ceritanya neng, kontan teringat dengan istri saya yang sudah melalui saat2 seperti yang eneng rasakan sekarang. bahkan tugasnya sekarang elbih berat lagi ketika melahirkan Arvin. sedangkan saya jarang dirumah, paling pas jam makan siang. sungguh perjuangan seorang istri yang berbakti kepada suaminya. Semoga selalu ikhlas neng. Salam buat “partner” nya. he . . . :-)

    Posted by Irfan Handi | November 28, 2011, 5:14 pm
  8. loh? Mbak Sya ini udah menikah.. Saya kira masih mahasiswa.. Hehe..

    Semangat ya mbak.. Semoga langgeng pernikahannya, berkah juga membina rumah tangga. Amiinn..

    Posted by tuaffi | November 28, 2011, 8:05 pm
  9. Owh sudah jadi istri ternyata. Selamat, ya…..

    Posted by nandobase | November 28, 2011, 9:25 pm
  10. Berkunjuung,, :-)
    Salam kenal sebelumnya, Nice Post,, Saya tertarik dengan kalimat “meskipun fisik wanita lebih lemah daripada pria tapi sebenarnya ia lebih kuat daripada lelaki”. :-)

    Boleh tukar Link yaa..?? Link sobat sudah saya pasang, silahkan di cek di ‘S’ section, kalau Text Anchornya salah, mohon beritahu saya, Trims :-D

    Posted by Gandi R. Fauzi | November 28, 2011, 10:04 pm
  11. cukup fair.. walau ini murni pandangan perempuan dari sisi perempuan ;)
    tapi.. apa kurang menggigit iia sepertinya.. terutama masalah fisik lemah tapi kuat itu :(

    Posted by Belajar Photoshop | November 28, 2011, 10:24 pm
  12. Kalau ada niat dan keikhlasan pasti tidak akan jadi masalah.

    Nice post :)

    Posted by Ipras | November 28, 2011, 10:41 pm
  13. wah,, udah lama klo gsalah ga berkunjung kesini… dan sekarang udah jadi seorang istri.. selamat yah.. :)

    Posted by dieka | November 28, 2011, 10:47 pm
  14. kenapa hanya wanita yang hamil… karena wanita adalah mahluk yang kuat

    Posted by komuter | November 29, 2011, 9:31 am
  15. Indahnya berumah tangga…. Semangat mbak…. Salam kenal!!!

    Posted by asti | November 29, 2011, 11:12 am
  16. “menikah adalah harga termahal yang dikeluarkan pria untuk mendapatkan pembantu”
    Sadis banget heuheu

    Posted by the dark anco | November 29, 2011, 12:08 pm
    • Dari Aisyah r.a. :
      “….. Pernikahan adalah perbudakan, maka seseorang hendaklah melihat kepada siapa dia mengabdikan putri kemuliaannya.”

      Hati-hati dengan kata-kata dan caption… .Tapi dengan terpaksa mengangguk-angguk dan menggeleng-geleng… .

      Posted by Johar Manik | November 29, 2011, 4:42 pm
  17. saya kok malah jadi takut menikah y… takut privasi saya hilang..

    Posted by dunia otan | November 29, 2011, 3:12 pm
  18. semoga Allah senantiasa membimbing mbak menjadi wanita salihah sebagaimana yang harapkan. amin

    Posted by Aziz Safa | November 29, 2011, 3:26 pm
  19. membaca posting yang ini membuat jadi pengen mengulang masa-awal-awal menikah… .

    Posted by Johar Manik | November 29, 2011, 4:36 pm
  20. istri yang baik adalah pangkal dari keluarga yang baik

    Posted by laFiuRa | November 29, 2011, 6:08 pm
  21. Amiiiinnn.. semoga tercapai harapannya sya..

    aku belom kebayang deh dengan segala hal itu. Coz aku ini pemalas banget. Semua-semua udah dikerjain sama ibu aku, tapi aku berniat juga kalau udah punya suami ntar pengen ngelayani penuh dia juga.. Ah, mudah2an aku siap deh kalau saat waktunya tiba :)

    Posted by niee | November 29, 2011, 7:51 pm
  22. kerjaan ibu rumah tangga katanya emang lebih menguras tenaga dari pada kerja kantoran, makanya rasullah sering mencontohkan agar membantu pekerjaan istrinya, :)

    Posted by Simpel | November 30, 2011, 7:16 pm
  23. Supaya hemat tenaga, jangan semua dikerjajan dalam sehari.
    Nyapu ngepel nggak usah tiap hari, kan cuma berdua nggak kotor2 amat,he..he.:, kisah setahun tanpa asisten

    Posted by monda | December 1, 2011, 12:45 am
  24. subhanallah. pengalaman yang sama nih. amin..semoga bisa menjadi istri yang sholehah ya selalu ikhlas dan konsisten mengurus keluarga, suami dan anak kelak, amin..

    nah sama nih kondisinya. istri saya juga kerja. pulang kerja beliau harus bersihin piring, cucian menumpuk, setrikaan dll. tapi ya bagi bagi kerja sih. si suami juga yang ikhlas aja harus bisa bantuin cuci piring dan nyuci. :D

    Posted by maminx | December 1, 2011, 8:59 am
  25. berat juga yah mba tugas seorang istri..
    ah saya kalo jadi suami ingin jadi partner juga ah dengan istri saya nanti dalam hal pekerjaan rumah tangga, biarpun cuma rencana aja..hehehehe

    Posted by muamdisini | December 1, 2011, 10:29 am
  26. Jasa orang tua (terutama ibu) emang gak bisa dibayar sama apapun Sya! Selamat ya.. udah jad istri.

    Posted by Zuli | December 1, 2011, 4:23 pm
  27. amiiin….,wah…,super…super sekali…,menjadi wanita karir + ibu rumah tangga. memang tidak mudah menjalani,namun kao udah tertanam niat dan ikhlas, semua akan berjalan baik2 saja. semoga keluarga mbak selalu diridhai oleh Allah SWT dan menjadi keluarga yang Sakinah, mawaddah dan warrohmah. aminnnn… ^_^v

    Posted by niccaniez | December 2, 2011, 9:04 am
  28. aminn……smg qt selalu ikhlas lillahita’ala….amiiinnnnn……:)

    Posted by nitnutna | December 2, 2011, 9:07 am
  29. saya sungguh salut dengan ketetapan anda dalam menjalankan peranan anda sebagai istri :)

    Posted by Kurology | December 4, 2011, 12:48 am
  30. Yang ngangkat air galon siapa coba…
    MEmang seorang istri itu adalah wonder woman :D

    Posted by kakaakin | December 4, 2011, 12:12 pm
  31. mantap, memang berdasarkan survey penelitian, perempuan lebih kuat menahan rasa sakit dan menahan hawa dingin dibanding lelaki.. wow super sekali

    Posted by sakti | December 5, 2011, 2:26 am
  32. Jadilah istri yang kuat, ya, Sya. :cry:
    *saya doakan yang terbaik selalu utk Sya* :cry:

    Posted by Asop | December 8, 2011, 8:54 pm
  33. Hehehehe..
    seperti membaca diri sendiri sa’at membaca postingan mbak.
    Ya, semoga Allah selalu membimbing kita untuk menjadi istri yang soleha dan selalu ikhlas..
    Mari berdo’a bersama..:D

    Posted by apikecil | December 20, 2011, 4:38 pm
  34. wah, jadi iri.. :)

    Posted by eyha4hera | January 4, 2012, 11:20 am
  35. a..aku udah lama banget gak mampir ke sini, eh Sya udah jadi istri aja :)
    telat ya ngucapin selamat? gapapa deh Smoga slalu berbahagia, Sya..

    Posted by opathebat | January 7, 2012, 11:39 pm
  36. udah lama gak mampir, udah ngebaca tulisan ini aja :’)
    selamat ya mbak Sya, semoga menjadi keluarga yg sakinah, mawaddah warrahmah.

    Posted by dul rahman | February 3, 2012, 10:28 am
  37. inspirasi bgtt,,=)
    kdang takut untuk jdi seorang istri,,krn pasti akan jdi pembantu seumur hidup,,wah bahasanya kejam yahh heheh maksudnya “membantu suami,membantu anak,saat anak sudah berumah tangga pun kdang ibu akan membantu mengurus cucunya jga” tpi itu bener2 point yg paling besar utk bekal akhirat nanti jika kita ikhlas ya mba…=) “curhatan seorang single” halahh lebayy…..oi ya salam kenal mba..=)

    Posted by neni | February 5, 2012, 5:55 pm
  38. pesan ini buat istriku yg kabur ke rumah mertuaku di daerah menteng. Buat istriku lia. Aku minta maaf karena sering menyakiti hatimu. Aku tau sudah sering berjanji tapi ini yg terakhir kalinya. Kembalilah ke rumah kita, lihatlah 5 anakmu disini menantikanmu. Aku janji akan mengubah sifatku yg jelek. Aku juga mengizinkanmu mengetahui segala kegiatanku. Aku juga akan mentraktir seluruh keluarga besar istriku ke dufan atau ancol. Aku juga akan memberikan perhatian lebih kepada keluarga istriku yg di aceh. Aku sangat cinta lia istriku. Kembalilah kepada suamimu ini. Lia segalanya buatku. Tertanda suami lia dani.

    Posted by dani | November 15, 2012, 1:13 pm
  39. aku mau jujur, larinya istriku lia ke rumah orangtuanya di menteng,jakarta. Karena semenjak kami menikah 7 tahun lalu kami selalu hidup kekurangan. Setiap tahun ganti kontrakan rumah, 3 tahun di bekasi. 4 tahun di jakarta selatan. Aku sadar sebagai suami gagal membahagiakan istri. Sejak pacaran aku sudah katakan jangan harapkan aku karena aku tidak punya masa depan, aku berikan kesempatan untuk mencari laki-laki mapan. Tapi kenapa mau denganku. Kenapa mau hidup menderita. Sebagai catatan, istriku kabur karena sifatku yg gak mau menuruti nasehatnya. Cinta buat istriku lia dari dani.

    Posted by dani | November 15, 2012, 8:12 pm
  40. 1aku mau jujur, larinya istriku lia ke rumah orangtuanya di menteng,jakarta. Karena semenjak kami menikah 7 tahun lalu kami selalu hidup kekurangan. Setiap tahun ganti kontrakan rumah, 3 tahun di bekasi. 4 tahun di jakarta selatan. Aku sadar sebagai suami gagal membahagiakan istri. Sejak pacaran aku sudah katakan jangan harapkan aku karena aku tidak punya masa depan, aku berikan kesempatan untuk mencari laki-laki mapan. Tapi kenapa mau denganku. Kenapa mau hidup menderita. Sebagai catatan, istriku kabur karena sifatku yg gak mau menuruti nasehatnya. Cinta buat istriku lia dari dani.

    Posted by dani | November 15, 2012, 8:17 pm
  41. Doa agar dapat istri. Oh Tuhan umurku sudah 29 tahun tapi belum punya pasangan. Tunjukkanlah Tuhan jodohku kepadaku, perempuan yg baik. Kalau bisa yg pintar memasak, bisa bawa mobil sendiri, jangan suka maen facebook, jangan punya hobi shopping, cantik relatif kalau dibawa ke tengah masih aman, pendidikan sarjana bolehlah, suka senyum, tinggi min 160 cm, jangan suka bohong, kalau bisa dapat anak 6, pintar merawat anak. Mudah-mudahan ditunjukan siapa jodohku. Amin ya Tuhan.

    Posted by Rozak | November 16, 2012, 3:03 pm
  42. gw juga pingin punya istri, tapi masalahnya pekerjaan rendahan gaji hanya sedikit. Untuk menabung sampai berapa tahun. Gw gak rela dan sedih kalau gadis yg gw taksir menikah dengan orang lain, tapi gak mungkin dia gw kasi harapan terus. Mau berapa tahun lagi dia menunggu. Gw terpaksa berbohong, gw bilang gw mandul gak bisa punya anak kata dokter gw. Sebenarnya itu hanya karangan gw. Bokap gw juga sudah kasi restu tapi bokap gw minta pemberkatan dan adat di sumut kebetulan orang batak sob. Gw takut jujur sob, gak aman dijalan. Dia bawa mobil sering ngebut. Salah gw juga yg ajarin gak bener. Rencana 3 tahun lagi kumpuli uang modal kawin. Mudah-mudahan lancar. Yah gw jadi curhat. Thank you

    Posted by Yohannes | November 17, 2012, 12:52 am
  43. membaca artikel diatas gw jadi pingin nikah dan punya istri. Gw sudah punya pacar tapi belum cukup modal menikah, mudah-mudahan pacar gw sabar menungu gw kumpulin uang kerja untuk beli rumah, mobil dan tempat usaha sampingan.

    Posted by Tengku Amri | December 23, 2012, 9:15 am
  44. aku punya istri yg posesif. Aku mau menikah bukan berarti kehilangan kebebasan. Aku punya tanggung jawab atas pekerjaanku, bukan melepaskan semua setelah menikah. Aku juga berikan waktuku buat keluarga besar istriku. Istriku protektif, kemanapun aku pergi selalu diikuti. Itulah istriku, hatinya gak tenang sebelum dia tau keadaan dan lokasiku. Aku takut beritau sama istriku, nanti dia sedih. Aku hargai perhatiannya, hanya istriku yg peduli denganku dan juga keluarga istriku. Istriku adalah perempuan yg bisa dijadikan teman ketika aku ingin bercanda, jadi sahabat ketika aku ingin curhat, jadi pendamping hidupku yg tulus dan jadi ibu dari 5 orang anak-anak kami. Istriku yg terbaik.

    Posted by Putra Windu | December 26, 2012, 11:05 pm
  45. Puisi ini ku tujukan buat para istri-istri yg berbahagia karena memiliki cintanya. Judul puisi ini ‘jika boleh aku bermimpi’
    suatu malam aku bermimpi, tapi mataku terbuka. Aku bermimpi tapi bukan tertidur. Aku bermimpi seandainya aku adalah laki-laki yg beruntung. Seandainya aku masuk SMP 1, lalu aku juga bermimpi masuk SMU 1, andai aku masuk universitas negeri. Lalu bertemu perempuan yg ku cintai. Tamat kuliah aku masuk akpol. Tamat dapat pangkat iptu. Andai aku adalah dia. Kenapa Tuhan tidak mengerti perasaanku. Kenapa bukan aku. Apakah aku tidak pantas. Air mataku mengalir, bukti bahwa pintu sudah tertutup. Aku sudah berjanji kepada perasaanku, jika 100 tahun aku bisa hidup maka 100 tahun akan mencintainya. Tapi jika umurku hanya 1 tahun lagi, aku ingin serahkan organ tubuhku yg masih bagus kepadanya. Lalu aku katakan kepada Tuhan, tubuhku sudah pecah. Anak-anaknya adalah bagian dari aku. PUISI KARYA ELISA.

    Posted by Elisa | December 28, 2012, 1:25 am
  46. saya sudah 5 tahun menikah, saya akui jadi seorang istri itu sulit. Apalagi jadi wanita karir dan juga mengurusi suami. Tapi walaupun begitu istri saya tetap cantik, kalau soal berfoto kayak foto model. Gak ada yg bisa nandingi. Jadi ingat masa pacaran di sekolah dulu, dari puluhan teman pria di sekolah yg mendekatinya, hanya saya yg mampu mendapatkan hatinya, jadi bangga punya istri cantik.

    Posted by wildan syahputra | December 30, 2012, 2:47 am
  47. menurut saya, cinta seperti air. ketika dekat menyegarkan, tapi ketika air itu harus pergi ke samudra, maka lepaskanlah. istri yang baik harus mampu menjadi pendamping yang tegar, bukan sibuk dengan ego masing-masing. buat laki-laki di luar sana, ujilah cinta istrimu, karena mungkin kamu akan seperti aku yang kehilangan cintaku hanya melihat kenyataan. tapi cinta memang diluar dari logika. tapi ini adalah pilihan, sadar cinta tidak mungkin kembali. menunggu dan berharap aku menemukan istri yang sejati yang telah lama pergi.

    Posted by Yuda | January 2, 2013, 9:05 pm
  48. gw berencana punya istri, tapi gw gak mau istri gw menderita karena melahirkan. Sedih rasanya. Lebih sakit dari sakit gigi kayak yg gw rasain sekarang karena gigi geraham kanan tumbuh. Jadi gw sudah sakit gigi plus melihat orang melahirkan. Gw gak tega, lihat istri gw kesakitan. Lebih baik gw bujangan seumur hidup. Gw untuk membayangkannya saja jadi sedih. Buat suami-suami tolong sayangi istri kalian karena begitu besar pengorbanan istri untuk suami.

    Posted by Sudirman | January 5, 2013, 10:53 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

DISCLAIMER

Mohon tinggalkan komentar bila:
♥ Saya mengunggah foto/gambar milik Anda dan saya tidak memberi keterangan sumber yang sesuai.
♥ Saya membuat tulisan yang sumbernya saya ambil dari tulisan Anda dan saya tidak mencantumkan nama atau link Anda sebagai referensi.

Mohon tinggalkan komentar & cantumkan link saya sebagai referensi bila :
♥ Anda berniat mengambil sebagian atau keseluruhan tulisan saya.
♥ Anda ingin mengunduh foto/gambar di blog ini yang menjadi milik saya.
♥ Ingatlah etika ngeblog yang baik, kawan! Jangan asal copy paste!

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,078 other followers