Sebenarnya saya kurang yakin apakah ini bisa dibilang fenomena atau bukan, entahlah. Saya hanya ingin menumpahkan rasa sedih saya. Jadi begini, saya kerap menggunakan angkutan umum bila berangkat atau pulang kerja. Tentunya bila naik kendaraan umum, saya banyak berinteraksi dengan orang lain. Kadang saya memperhatikan tingkah orang-orang di dalam bus. Dari tingkah mereka, tercermin kepribadian mereka, meski tidak keseluruhan. Ada sikap orang-orang di dalam angkutan umum yang sangat mengganggu saya, yaitu sikap tidak peduli mereka. Memang tidak semua orang bersikap cuek atau tidak peduli, namun menurut saya jumlahnya bisa dibilang banyak dan itu dilakukan baik pria atau pun wanita.
Contohnya apa yang saya alami di pagi ini, saya berangkat kerja menggunakan bus Transjakarta. Ada seorang ibu hamil yang berdiri di area khusus wanita. Sangat menyedihkan sekali tidak ada satu pun wanita yang beranjak dari kursinya mempersilahkan si ibu duduk. Padahal mereka jelas-jelas melihat si ibu dengan perut besarnya. Sudah diberitahu juga oleh penumpang lain, agar salah satu dari mereka yang duduk untuk berdiri. Namun tetap tidak ada yang peduli. Akhirnya saya memutuskan untuk memanggil petugas bus untuk memerintahkan salah satu penumpang berdiri.
Pernah juga saya melihat ibu tua berusia sekitar 60 tahun membawa barang belanjaan dibiarkan berdiri. Penumpang yang lain pura-pura tidur, padahal semua penumpang baru 5 menit memasuki bus bersamaan. Ada juga saat di mana saya melihat penumpang menggunakan tongkat penopang, tetapi dibiarkan berdiri. Yang paling sering saya lihat, ibu-ibu atau anak kecil dibiarkan berdiri sedangkan mas-mas dan mbak-mbak yang masih sehat duduk manis.
Memang selama perjalanan berangkat atau pulang kerja, kita merasa lelah berdesakan di dalam bus. Apalagi bila harus berdiri di sepanjang perjalanan. Saya sangat mengerti kondisi tersebut, karena saya mengalaminya. Tapi menurut saya, itu bukan alasan untuk tidak peduli pada penumpang di sekitar kita. Hmm, itu sih self reminder buat saya. Namanya juga angkutan umum, ya harus berbagilah terutama kepada penumpang prioritas (manula, ibu hamil, penyandang cacat dan orang yang membawa anak). Semoga rasa cuek ini bukan virus yang akan menular ke yang lain ya.
*sumber gambar: Kompasiana
Hmmm..
miris banget Mbak, lihat kenyataan seperti yg Mbak tulis
Ya Allah, koq tega banget sih…
Mengamini kalimat terakhir..
“Semoga rasa cuek itu bukan virus yg akan menular ke yang lain”
Eh, Mbak, gimana kbarnya?
Posted by apikecil | February 21, 2012, 1:47 pmIya miris, di Jakarta itu banyak orang cuek, hehehe.
Alhamdulillah baik
Posted by Sya | March 27, 2012, 7:36 pmya setuju deh. eh tapi kalo di depan saya ada mbak2 yg masih muda, saya gak mau berdiri utk ngasih tempat duduk saya lo. hehehe
Posted by indobrad | February 21, 2012, 2:02 pmKalau masih muda sih masih kuat Om, nah kalau udah tua pasti dikasih duduk kan? Hehehehe.
Posted by Sya | March 27, 2012, 7:37 pmJarang naik angkutan umum,lebih sering bawa motor sendiri
mungkin bisa jadi bahan pelajaran ini mbak untuk bisa lebih peduli dengan orang lain
Posted by grandchief | February 21, 2012, 2:32 pmBetul
Posted by Sya | March 27, 2012, 7:48 pmaku jarang dan hampir gak pernah pake angkutan umum sya.. jaei gak tw juga.. dan mau komen juga gak tahu aku gitu atau gak yak (tanpa disadari) mudah2an ini jd pengingat aja kalau lagi diangkutan atau tempat umum gt
Posted by niee | February 21, 2012, 5:40 pmYah jadi reminder aja semoga kita ga gitu Nie
Posted by Sya | March 27, 2012, 7:49 pmwah parah mah kalo gitu
manula, wanita hamil sama anak-anak itu harusnya jadi prioritas utama kalo diangkutan umum
apalagi angkutan semacam transjakarta
ckckck
Posted by helgaindra | February 22, 2012, 1:17 amBetul betul betul. Tapi kayaknya itu cuma teori, prakteknya ga selalu seperti itu
Posted by Sya | March 27, 2012, 7:50 pmDi satu sisi, naik angkot itu ramah lingkungan. Tapi di sisi lain, ada gejala yang seperti itu, cuek.. Tulisannya bagus Mbak..
Posted by masbro | February 22, 2012, 10:01 amSebenarnya sih tergantung orangnya Mas Bro, mau cuek atau peduli.
Ma kasih Mas
Posted by Sya | March 27, 2012, 7:58 pmbener banget, gak seharusnya kita cuek kl melihat orang tua atau ibu hamil berdiri di angkutan umum
Posted by andinoeg | February 22, 2012, 1:58 pmYup
Posted by Sya | March 27, 2012, 7:59 pmiya… khan udah ada stikernya, tempat duduk khusus manula, cacat atau ibu hamil, mungkin yg duduk disitu buta huruf ‘kali ya?
Posted by sakti | February 23, 2012, 6:58 amMungkin waktu SD nyogok kali, sebenarnya ga bisa baca eh dilulusin sama gurunya, hihihih.
Posted by Sya | March 27, 2012, 8:03 pmlebih menyedihkannya lagi, sudah tidak mau berbagi, sambil merokok lagi….
sungguh, hal yang semacam ini semestinya menjadi perhatian bagi kita bersama
[tulisan yang sangat bagus dan penting ini mbak]
Posted by Akhmad Muhaimin Azzet | February 28, 2012, 11:25 amWah itu dia tuh yang lebih parah lagi.
Semoga bermanfaat ya Pak
Posted by Sya | March 27, 2012, 8:04 pmkalo angkutan umum di kota2 kecil sih, kebanyakan penumpangnya masih pada mau mengalah…
ga tau kalo di kota2 besar lainnya..
Posted by Rudi Cullens | February 29, 2012, 8:26 amIya soalnya ga ada macet, perjalanan ga stress dan melelahkan. Kalau di Jakarta udah macet, desak-desakkan. Mungkin itu yang menyebabkan rasa cuek ini.
Posted by Sya | March 27, 2012, 8:11 pmmiriss memang mbak. banyak yang gak peka di angkutan umum, terutama transjakarta ya. kalau di kereta sih masih banyak yang peka karena kan banyak juga tempat duduknya
ya semoga saya masih di kasih rasa peka kalau ada ibu hamil atau orang yang lebih berhak untuk duduk gitu, amin..
Posted by maminx | March 1, 2012, 12:15 pmAmin.
Posted by Sya | March 27, 2012, 8:12 pmmakasih udah share pengalamannya ya..mudah2an kita tdk menyalahkan orang lain tp melihat diri sendiri dulu seperti apa…
Posted by demam anak | March 1, 2012, 5:43 pmjadi ingat omongan dedy corbuzier; “apakah negeri ini sudah sedemikian bobrok dan korup, sampai-sampai kita kagum melihat ada orang baik”
buat saya, ya, negeri ini sudah korup. fenomena egosentris di angkutan umum itu contoh paling sederhana
Posted by Kurology | March 1, 2012, 9:10 pmSedih
Posted by Sya | March 29, 2012, 4:45 pmFenomena yg mulai dianggap ga aneh lagi…, padahal penuh keanehan & sprt tak berperasaan. Tak mau mengalah & tak menghargai Ibu hamil, manula, penyandang cacat dan orang yang membawa anak tidak, apalagi dalam kendaraan umum
Posted by dedekusn | March 1, 2012, 10:43 pmTapi saya yakin, masih banyak orang yang mau peduli.
Posted by Sya | March 29, 2012, 4:46 pmInilah Negeri Kita, Indonesia, dan Kita lah Warga Indonesia. Emang sangat amat kurang sekali kesadarannya. Ayo! mulai dari kite-kite dulu aje, oke
Posted by IBNUFAJARISME | March 2, 2012, 5:15 pmTunjukkan Merah mu #loooh :p
Posted by febrian hadi | March 6, 2012, 3:32 pmhai, blog walking, thx for visit mine too.
Posted by cool999 | March 7, 2012, 3:38 pmsalam sukses
Posted by no limit adventure | March 9, 2012, 8:54 amBelajar memahami dan peduli terhadap orang lain ya, Kak.
Posted by TPA Al-Muhtadin | March 10, 2012, 11:26 amManusia adalah makhluk sosial kan ya?
Posted by riez | March 11, 2012, 12:03 pmTak mudah membuat seseorang untuk peduli, seribu alasan terucap saat kita menegurnya, masalah moral masing2 menjadimkunci nya.
seperti kejadian di komplek di kota saya, disuatu rumah terjadi pembunuhan namun tetangga tak ada yang peduli dari suara gaduh saat kejadian dan baru ketahuan saat keluarga korban plg krmh.
#miris..
Posted by Anak Muda | March 12, 2012, 8:27 pmWah seram sekali, di mana rumahnya?
Posted by Sya | March 29, 2012, 4:50 pmDisebuah perumahan di lampung mbak…
Posted by Anak Muda | March 29, 2012, 11:34 pmsepertinya budaya timur di negara kita sudah sangat memudar,sikap tenggang rasa di setiap pribadi manusia di negara ini mulai terkikis
Posted by pulsa elektrik | March 17, 2012, 11:37 amAlllo, mbak Sya, lama tak kemari
Saya juga pengguna Angkutan Umum.
mengenai ibu hamil di angkutan umum, saya pernah sekali dikira ibu hamil WTF!!!!
mungkin karena badan saya yang gendut, dan kebetulan naik bis, sambil megangin perut,
eeh ada mbak mbak, yang nawarin kursi.
antara mau marah ama mau ketawa. kroco juga tuh mbak mbak, langsing gini dikira ibu hamil.
Posted by nothingwrongwithmylongblackhair | March 18, 2012, 5:20 pmApalagi kalau naek kereta, mba. Waktu itu saya pernah mau pulang ke Bogor dari Jakarta. Jadi ceritanya kereta emang lagi penuh-penuhnya tuh. Nah di kereta kan ada tempat duduk prioritas yahh (di gerbong khusus wanita, ga tau deh di gerbong lain, kayaknya ada juga), untuk para bumil, ibu yang membawa anak, penyandang cacat, sama manula. Tapi anehnya tempat duduk prioritas itu malah didudukin sama penumpang yang (sepenglihatan saya) sehat walafiat. Padahal ada juga ibu yang lagi bawa anak, dan dia malah berdiri. Miris bener. Iya saya tau pasti pada kecapean. Saya aja cape (ga kebagian tempat duduk)
Posted by Putri "jasmineamira" | March 19, 2012, 12:46 pmiyaaaaaaaa, aku juga sering liat yang kaya gituu. pernah juga ada ibu yang gendong anaknya yang masih bayi didiemin aja. Aaaaa kan kasian
tapi, di bis yang biasa aku naikin kalo ke kampus ya, lumayan sering orang-orang ngasih duduk untuk orang2 tua dan ibu hamil
Posted by putrijeruk | March 26, 2012, 3:53 amkita memang harus pintar untuk memilih angkutan umum deh jaman sekarang mah.
Pest Control
Posted by vanvan | March 27, 2013, 4:39 pm