you are reading
Daily story

Sate Ayam Pak Jali, Ampera

Minggu kemarin, saya dan pacar makan di  luar. Sempat bingung mau makan apa, yang jelas makanan cepat saji tidak termasuk dalam pertimbangan. Saya kurang suka fastfood, porsinya sedikit dan rasanya biasa saja. Setelah  hampir setengah jam mikir-mikir, akhirnya dia mengajak saya makan sate ayam. Wah sate lagi, padahal minggu lalu kami makan sate kambing. Tapi tak apalah, daripada kelamaan mikir, soalnya saya sudah kelaparan. Hehehe.

Meluncurlah kami ke tempat tukang sate ayam. Lokasinya di dekat Pasar Ampera, Kampung Ambon. Namanya, sate ayam Pak Jali. Tempatnya sih biasa saja, sama seperti pedagang pinggir jalan pada umumnya. Penjualnya tidak menyediakan banyak tempat  untuk makan, hanya disediakan 1 meja panjang dengan 2 kursi kayu panjang di masing-masing sisinya. Orang yang datang lebih banyak yang bawa pulang daripada makan di situ. Saat itu waktu menunjukkan pukul 20.00 WIB, sedikit lagi habis dagangannya, tapi Alhamdulillah masih kebagian.

Kami memesan 25 tusuk sate ayam, 1 lontong, seporsi nasi, segelas teh panas dan segelas es teh manis. Setelah sekitar 10 menit menunggu, pesanan kami datang. Saya segera mencoba. Daging satenya empuk dan gurih dengan potongan yang besar. Sayangnya tidak ada sate yang isinya daging semua, tiap tusuk sudah dicampur dengan kulit. Daging, kulit, daging lagi, begitu di setiap tusuknya. Bumbu kacangnya kental, terasa enak dan pas, apalagi ditambah dengan sambal jadi semakin mantab. Lontong dan nasinya terasa pas, tidak lembek, juga tidak keras. Saya suka teh panasnya. Saya sering bermasalah dengan teh, kalau saya bilang panas, dikasihnya hangat. Tapi di sini panasnya pas, jadi kalau makan pedas bisa langsung adem, sekalian juga bisa menghancurkan lemak di perut. Hehehe. Secara keseluruhan enaklah. Harganya sih standar, Rp. 36.000 untuk 2 orang. Oh ya, di sebelah tukang sate ayam, ada pedagang gorengan yang enak. Harganya Rp. 2.000/3 potong. Lumayan buat appetizer selama menunggu pesanan datang.

 

Discussion

20 thoughts on “Sate Ayam Pak Jali, Ampera

  1. nyam.. nyam… jadi laper…
    saya sudah hampir 4-5 bulan gak makan sate…
    maklum anak kos… warteg tiap hari…

    Posted by Batu | November 16, 2010, 8:32 pm
    • Saya juga anak kost, dari Senin-Jum’at jadi vegetarian, karena saya enggan masak daging. Makan daging baru di weekend aja, itu pun kalo lagi jajan. Nasib anak kost😛 Emang kamu ngekost di mana?

      Posted by Sya | November 18, 2010, 10:21 am
  2. kirim ke sini dong………😆😳

    Posted by krupukcair | November 17, 2010, 6:51 pm
  3. makan malam berdua dgn kekasih, tentunya selalu terasa nikmat ya Sya🙂
    salam

    Posted by bundadontworry | November 18, 2010, 11:10 am
  4. Wah jadi kepingin nich!

    Posted by GusPur | November 18, 2010, 12:14 pm
  5. Ehem, saya pikir sepiring berdua dan segelas berdua…😳

    *gyahahaha mikir apa sih saya ini*

    Posted by Asop | November 18, 2010, 3:49 pm
  6. itu di daerah mana mba sya?

    Posted by dseptia | November 20, 2010, 11:59 am
  7. Waaaaah Bikin laparnyeee~

    bagi bagilah~

    Posted by nothingwrongwithmylongblackhair | November 20, 2010, 5:39 pm
  8. Bbegitu jelas dan gamblang banget sih jelasinnya, kayak bang Bondan winarno za.
    hufft……,jadi kepengen nih, 🙂

    Posted by hudaesce | November 20, 2010, 6:00 pm
  9. liat gambarnya aja uda bikin laper euy….
    zlleeep:mrgreen:
    eh, tapi kulitnya itu banyak kolesterol pastinya

    Posted by An | November 24, 2010, 5:19 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

DISCLAIMER

Mohon tinggalkan komentar bila:
♥ Saya mengunggah foto/gambar milik Anda dan saya tidak memberi keterangan sumber yang sesuai.
♥ Saya membuat tulisan yang sumbernya saya ambil dari tulisan Anda dan saya tidak mencantumkan nama atau link Anda sebagai referensi.

Mohon tinggalkan komentar & cantumkan link saya sebagai referensi bila :
♥ Anda berniat mengambil sebagian atau keseluruhan tulisan saya.
♥ Anda ingin mengunduh foto/gambar di blog ini yang menjadi milik saya.
♥ Ingatlah etika ngeblog yang baik, kawan! Jangan asal copy paste!