you are reading
Dear diary

Belajar tentang Keikhlasan

Tiga tahun berturut-turut, setiap akan memasuki pergantian tahun, saya diuji dengan masalah yang pelik. Tahun ini diawali dengan ujian besar. Alhamdulillah saya berhasil melewatinya. Saya kira, cukuplah Tuhan memberi  sebuah ujian besar, tapi ternyata, di akhir tahun saya diuji lagi dengan ujian yang sama beratnya. Saya tidak akan mengeluh. Saya sudah paham akan siklus hidup saya (lihat postingan ini). Saya tahu bahwa hidup itu adalah tempat pembelajaran di mana Tuhan selalu memberi berbagai ujian untuk naik kelas. Tuhan tidak pernah memberi kebahagiaan atau kesedihan. Manusia sendiri yang menciptakan keduanya, sama seperti adanya surga dan neraka (lihat postingan ini).

Nampaknya, untuk masalah yang satu ini, saya tidak pernah lulus ujian sehingga Tuhan beberapa kali memberikan soal ujian yang sama. Saya kesulitan untuk mengikhlaskan sesuatu, entah itu sebuah barang, keadaan, kesempatan, seseorang, kehilangan, atau apa sajalah. Padahal saya sadar bahwa semua yang ada di diri saya hanyalah titipan Tuhan. Namun pada prakteknya, tidak semudah membalikkan telapak tangan. Seringnya saya semakin menggenggam erat semua milik saya. Seperti menggenggam pasir, semakin erat genggamannya maka semakin banyak yang hilang dari saya.

Ayah saya pernah berkata kepada saya, “Manusia datang ke dunia sendiri, pulang juga sendiri.”. Beliau benar, apa yang saya dapatkan di dunia ini tidak bisa saya bawa pulang ke akherat. Mereka yang menemani saya dalam kehidupan harusnya bebas datang dan pergi.  Jadi kenapa saya bersih keras untuk mempertahankannya? Saya rasa, saya memang harus belajar sekali lagi tentang keikhlasan, terlebih ikhlas untuk melepas sesuatu yang menjadi keinginan saya. Saya tidak akan tawar-menawar lagi dengan Tuhan. Cukuplah ikhlas yang menjadi solusi dari ujian ini. Kadang, di saat kita ikhlas melepaskan sesuatu, di saat itulah ia akan kembali pada kita. Tapi saya tidak mengharapkan itu terjadi. Saya tidak mengharapkan hadiah dari Tuhan bila saya lulus ujian ini. Bagi saya, ketika saya ikhlas, saya menjadi utuh. Saya akan menerima diri saya apa adanya tanpa takut kehilangan bagian dari keutuhan itu. Itu sudah cukup buat saya.

Katakanlah: “Apakah kamu memperdebatkan dengan kami tentang Allah, padahal Dia adalah Tuhan kami dan Tuhan kamu; bagi kami amalan kami, dan bagi kamu amalan kamu dan hanya kepada-Nya kami mengikhlaskan hati. (QS. Al Baqarah (2):139)

Dan siapakah yang lebih baik agamanya dari pada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang diapun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus ? Dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayanganNya. (QS. An Nisaa (4):125)

Mungkin menjadi ikhlas akan saya masukkan ke dalam daftar resolusi tahun 2011. Doakan saya, semoga bisa ikhlas. Bismillah.


 

Discussion

57 thoughts on “Belajar tentang Keikhlasan

  1. linknya sudah saya pasang sob..terima kasih

    Posted by ravaelz | December 23, 2010, 12:48 pm
  2. Memang jika kita ikhlas kita justru akan menjadi semakin dewasa dengan segala macam cobaan itu.
    Salam.

    Posted by M Mursyid PW | December 23, 2010, 3:12 pm
  3. ujian dariNya emang kadang terasa berat ya, tapi kalau kita mampu menjalaninya dengan ikhlas pasti tidak akan terasa berat….*bener ga nih ngomongnya, jarang2 lho aku bisa ngomong begini*😀

    saya mendukung resolusinya di tahun 2011 mbak….pasti bisa…

    Posted by wien | December 23, 2010, 3:39 pm
  4. ikhlas dapat pahala dunia akhirat ya ga?

    Posted by MENONE | December 23, 2010, 3:53 pm
  5. janagn mengeluh mbak,.. bener banget harus ikhlas

    Posted by choirul | December 23, 2010, 4:22 pm
  6. semangadd yahh, mbak… 🙂

    Posted by eyha4hera | December 23, 2010, 7:04 pm
  7. HALO TANTE HHE, ( TANTE? ). WAW BERNAR JUGA, AKU JUGA AGAK SULIT BUAT NGENGIKLASKAN SESUATU TAN. APALAGI KALAU BARANG ATAU SESUATU YANG AKU ANGGAP PENTING HHE

    OH YA, GAMBARNYA BOLEH JUGA TAN. HHAHA IKLAS INSIDE

    Posted by Blognya anak padmanaba | December 23, 2010, 8:30 pm
  8. menjadi ikhlas memang susah, happy holiday

    Posted by andinoeg | December 24, 2010, 3:35 am
  9. Syra’i dengan Ilmu, Ibadah dengan khusyuk insya Allah akan memberikan keikhlasan kepada kita.

    My Last Blog Steamboat Rumah makan Torani

    Posted by Blog Keluarga | December 24, 2010, 4:21 am
  10. Ya benar, menjadi seorang yg ikhlas adalah hal yg sulit. Apa memang semua manusia seperti itu?

    Posted by iam | December 24, 2010, 1:58 pm
  11. Semoga tercapai mbak resolusinya di tahun mendatang

    memang ikhlas terkadang tak semudah mengucapkannya,perlu sesuatu yang lebih untuk bisa menerapkannya

    Posted by grandchief | December 24, 2010, 3:58 pm
  12. iya mbak tetapi ikhlas sebuah perbuatan yg sulit dilakukan walau mudah dikatakan.

    Salam

    Posted by Daun | December 24, 2010, 5:09 pm
  13. . wah, agku juga lagi belajar ikhlas mbak, ayo semangat …. !🙂

    Posted by Nia | December 25, 2010, 6:40 pm
  14. ikhlas itu susah mbak.
    saya sampe hampir gila.
    tapi semoga keikhlasan ini menjadikan diri kita menjadi ribadi yang lebih dewasa. amin🙂

    Posted by Adinda Sukma Novelia | December 25, 2010, 7:19 pm
  15. memang sabar itu nggak ada batasnya ya. manusia diperintahkan Tuhan untuk sabar agar bisa paham dan menemukan hikmanya ikhlas

    Posted by hanyanulis | December 26, 2010, 4:42 pm
  16. kunjungan pagi.🙂
    ikhlas emang perlu mbak. like your post. :beer:

    Posted by tips dan trik teknologi informasi | December 28, 2010, 5:42 am
  17. saya suka pic-nya, ikhlas inside. ikhlas engga cuma dikata-kata ya mba.. tapi juga di hati🙂
    salam kenal ^_______^

    Posted by zizima | December 28, 2010, 8:16 am
  18. Hiks…😥
    Semoga diberi ketabahan dalam belajar ikhlas ya, Sya…. 😥

    Posted by Asop | December 29, 2010, 5:22 pm
  19. kunjungan balik mba SYA🙂

    selamat tahun baru

    Posted by Mila | December 30, 2010, 1:34 pm
  20. Keikhlasan itu memang berat. Tapi patut untuk dicoba dan diperjuangkan … ^_^

    Posted by Bang Aswi | December 30, 2010, 3:00 pm
  21. meski kehilangan sesuatu itu berat tapi percayalah kita pasti bisa
    karena kita tak memiliki apapun di dunia ini sist

    semoga dirimu lebih tabah menghadapi segala cobaan
    amin

    Posted by gerhanacoklat | December 31, 2010, 7:02 am
  22. ikutannnnnnn.. mau masukin unsur ikhlas ke resolusi 2011 semoga menjadi persenyawaan yang barokah dan terbaik menurut kaca mataNYAkarena terbaik menurut kita belum tentu menurut DIA juga..
    SEmangat yaa jengg!

    Posted by zoothera | December 31, 2010, 10:47 am
  23. ya, keikhlasan…
    pembelajaran tiada henti, mbak Gulja…😀

    Posted by reedai313 | December 31, 2010, 3:00 pm
  24. ikhlas itu bahasa rasa,
    implementasinya rumit tapi indah dirasa🙂
    keep spirit sist ..

    Posted by An | January 4, 2011, 10:54 am
  25. Senang bacanya.
    Saya juga akan coba masukkan niat ikhlas dan sabar untuk resolusi tahun ini… semoga tercapai ya. Klo bisa ikhlas, hati juga lebih plong🙂.

    Posted by zee | January 5, 2011, 1:37 pm
  26. Terima kasih banyak telah berbagi tulisan yang sangat inspiratif ini. Ohya, bila tiada berkeberatan, silakan berkunjung ke blog kami ya… semoga terjalin silaturahim. Salam kenal….

    Posted by tpamuhtadin | January 12, 2011, 2:24 pm
  27. keikhlasan adalah hal yang sangat sulit.
    mudah diucapkan tapi sulit dilaksanakan….

    keikhlasan itu ketika kita melakukan apapun tanpa pamrih, termasuk saat beribadah tanpa pamrih pahala dari-Nya. itulah ikhlas yang sejati.

    Posted by ciwir | January 15, 2011, 7:36 pm

Trackbacks/Pingbacks

  1. Pingback: Tweets that mention Belajar tentang Keikhlasan « Sigulajawa's Blog -- Topsy.com - December 23, 2010

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

DISCLAIMER

Mohon tinggalkan komentar bila:
♥ Saya mengunggah foto/gambar milik Anda dan saya tidak memberi keterangan sumber yang sesuai.
♥ Saya membuat tulisan yang sumbernya saya ambil dari tulisan Anda dan saya tidak mencantumkan nama atau link Anda sebagai referensi.

Mohon tinggalkan komentar & cantumkan link saya sebagai referensi bila :
♥ Anda berniat mengambil sebagian atau keseluruhan tulisan saya.
♥ Anda ingin mengunduh foto/gambar di blog ini yang menjadi milik saya.
♥ Ingatlah etika ngeblog yang baik, kawan! Jangan asal copy paste!