you are reading
Notes of minds

Stop Mengemudi Sambil Menelepon!

Beberapa hari yang lalu, saya menonton Oprah di salah satu televisi swasta. Saat itu masalah yang dibahas adalah tingginya kecelakaan lalu lintas yang diakibatkan penggunaan telepon seluler pada saat berkendara. Menurut penelitian yang dibuat di Amerika Serikat dari tahun 2001 hingga 2007, sebanyak 16.000 orang meninggal akibat menyetir sambil menggunakan telepon seluler. Dipaparkan juga bahwa mengemudi sambil menelepon -meskipun menggunakan hands-free– mengakibatkan 4 kali lebih rentan kecelakaan, sama banyak dengan yang ditimbulkan oleh pengemudi yang mabuk. Sementara mengemudi sambil ber-sms 8 kali lebih rentan kecelakaan atau bisa dibilang lebih berbahaya daripada mengemudi sambil mabuk. Hal ini dikarenakan otak manusia tidak bisa multitasking. Manusia selalu menganggap bisa melakukan beberapa hal di saat yang bersamaan, nyatanya manusia tidak bisa melakukannya. Pada saat mengemudi sambil menggunakan telepon seluler, manusia mengalami kebutaan sejenak, yaitu hilangnya beberapa informasi yang dilihat oleh mata kita. Itulah sebabnya, kita tidak sadar melihat orang atau mobil di depan kita dan terjadilah kecelakaan.

Sementara itu, Dr David Strayer, psikolog dari University of Utah, juga mengatakan hal yang sama. Dr Strayer melakukan studi pada tahun 2005. Ia melakukan penelitian terhadap 41 pengendara. Dalam penelitian tersebut, berlangsung  simulator yang didesain sedemikian rupa sehingga mendekati kondisi jalanan sebenarnya sepanjang 24 mil. Selama tiga hari, pengendara membawa mobil dalam berbagai kondisi, setengah mabuk setelah menyisip orange jus campur vodka. Kemudian sambil berbicara melalui telepon, baik menggunakan hands-free ataupun tidak.

Hasilnya menunjukkan, dibanding pengendara dengan kadar alkohol dalam darah melebihi batas normal, pengemudi yang berbicara melalui telepon seluler, 18% cenderung menabrak kendaraan di depannya dan senggolan dengan mobil di samping belakang. Kalaupun tidak kecelakaan, laju kendaraan lebih lambat sehingga mengganggu alur lalu lintas yang menyebabkan jalanan macet. Dari pengamatan laboratorium terlihat, dua perintah kepada otak secara bersamaan yakni dari waspada saat mengemudi dan konsentrasi dengan pembicaraan telepon, yang ternyata melebihi kapasitas muatan otak.

Di Indonesia sendiri mulai April tahun lalu, diberlakukan larangan menggunakan telepon seluler saat berkendara. Larangan ini termuat dalam Undang-Undang RI Nomor 22 Pasal 283, tentang lalu lintas dan angkutan jalan. Pasal tersebut berbunyi, setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di jalan sebagaimana dimaksud dalam pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah).

Nah, kalau sudah tahu kemampuan otak kita dan bahaya dari mengemudi sambil menelepon, sudah saatnya kita menghentikan kebiasaan itu. Dan seperti biasa, jangan lupa beritahukan bahaya ini kepada lingkungan terdekat ya.

 

 

*Sumber: Oprah Show dan Lintas Berita, sumber gambar: bennythegreat.wordpress.com

Discussion

33 thoughts on “Stop Mengemudi Sambil Menelepon!

  1. gambarnya representatif banget, nelfon atau mati?🙂

    Posted by giewahyudi | January 17, 2011, 3:32 pm
  2. aku setuju dengan peraturan larangan penggunaan telepon saat mengemudi serem banget soalnya pas ngalamin sendiri diboncengin orang yang lagi telpon😀

    Posted by gerhanacoklat | January 17, 2011, 3:32 pm
  3. Setuju, aku pernah hampir menabrak mobil di depan gara-gara terima telpon. Mana telpon dari klien yang lagi complain hehehe….

    Posted by chocoVanilla | January 17, 2011, 4:10 pm
  4. Aduh, takut deh…
    Aku dulu sering banget telp-telpan sambil ngendarain sepeda motor. Tapi hpnya aku selipin di helm, jadi nggak perlu dipegang. Dengan kata lain kedua tanganku masih tetep megang stir. hehe… Tapi kalo sambil nyetir mobil, nggak berani deh…

    Posted by pink | January 17, 2011, 4:51 pm
  5. Setuju banget nih.
    Lah di negara kita ini lebih keren loh, banyak orang yang naik motor sambil sms-an… parah banget😦

    Posted by Kakaakin | January 17, 2011, 8:56 pm
  6. paling sebel lihat orang bawa motor sambil telp/sms. pengen tak jongkrokin aja

    Posted by andinoeg | January 17, 2011, 10:12 pm
  7. kalo sambil sms berarti boleh ya mbak

    Posted by and1k | January 18, 2011, 4:03 pm
  8. wah iya mbak berbahaya banget kalau telepon sambil berkendara,kadang-kadang yang disekitarnya pun ikut jadi korban😦

    Posted by grandchief | January 18, 2011, 6:54 pm
  9. dan rata-rata para perempuanlah yang lebih sering menggunakan handphone pada saat berkendara.
    uppss. no offense yak😀

    Posted by dul rahman | January 18, 2011, 7:34 pm
  10. rata2 para perempuanlah yang paling sering menggunakan handphone pada saat berkendara. hehe

    Posted by dul rahman | January 18, 2011, 7:41 pm
  11. Benar sekali. Kalau sudah menelepon jelas konsentrasi kan berkurang ya. Apalagi kalau serius di telepon, jadi gak konsen benar2 saat menyetir.

    Posted by zee | January 18, 2011, 7:41 pm
  12. bener bgt tuh, bahaya banget sewaktu berkendara sambil menggunakan ponsel…jangan ditiruuu !!🙂

    Posted by wien | January 18, 2011, 8:09 pm
  13. ada dendanya nih jika kita memakai seluler saat berkendara.. tapi benar enggak ya diaplikasikan dalam keseharian??

    Posted by lozz akbar | January 18, 2011, 10:15 pm
  14. Assalamu’alaikum, benar bagus seharusnya artikel2 seperti ini mesti sering2 di sampaikan, setidaknya tanda peringatan larangan untuk menyetir sambil Nelpon, agar semua sadar, sebenarnya peringatan ini untuk mereka juga iya kan?? ok lanjutkan… jangan berhenti berkarya untuk menyampaikan sesuatu tulisan yang bermanfaat. Terima kasih

    Posted by abuhannanassundawi | January 19, 2011, 9:34 pm
  15. Saya udah nggak percaya sama denda atau semacamnya, soalnya nggak bakal ada realisasinya.

    Undang-undangnya sih bener, tapi manusianya yang nggak bener. Jangankan telepon kena denda wong petugas penjaranya yang jelas jelas penegak hukum masih bisa disuap.

    Mbak, link nya sudah saya pasang juga. bisa di cek ke TKP

    terimaksih

    Posted by yusuf | January 20, 2011, 3:48 pm
  16. berkunjung kembali ke sobat

    Posted by yusuf | January 22, 2011, 6:34 am
  17. eeh saya jg nonton tuh edisi oprah yg itu. emg kadang2 orang suka pada “sotoy” aja, nelpon dan sms bahkan online sambil mengendara. dan yg kadang2 bikin tambah geram tuh yah suka ada orang yg nelpon sambil nyetir motor (kalo motor namanya nyetir jg bukan yah?)! zzzzzzzz

    Posted by jasmineamira | February 8, 2011, 8:07 pm
  18. Makasih banyak atas artikelnya
    sungguh artikel yang bermanfaat buat kami

    Posted by Bali Murah Tour | April 25, 2014, 9:52 am
  19. hentikan kebiasaan buruk ini demi keselamatan diri sendiri dan orang lain!

    Posted by selimut | June 8, 2015, 11:00 am

Trackbacks/Pingbacks

  1. Pingback: Tweets that mention Stop Mengemudi Sambil Menelepon! « Sigulajawa's Blog -- Topsy.com - January 17, 2011

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

DISCLAIMER

Mohon tinggalkan komentar bila:
♥ Saya mengunggah foto/gambar milik Anda dan saya tidak memberi keterangan sumber yang sesuai.
♥ Saya membuat tulisan yang sumbernya saya ambil dari tulisan Anda dan saya tidak mencantumkan nama atau link Anda sebagai referensi.

Mohon tinggalkan komentar & cantumkan link saya sebagai referensi bila :
♥ Anda berniat mengambil sebagian atau keseluruhan tulisan saya.
♥ Anda ingin mengunduh foto/gambar di blog ini yang menjadi milik saya.
♥ Ingatlah etika ngeblog yang baik, kawan! Jangan asal copy paste!