you are reading
Foodism

Tahu Campur

Dari hari Jum’at (18/03), saya ngidam tahu campur padahal saya baru pertama kali mencoba tahu campur. Belakangan saya baru tahu kalau yang saya coba itu bukan tahu campur melainkan tahu telur. Maklum saya kurang paham bedanya antara kedua makanan itu.:mrgreen:

Untuk memenuhi rasa kepingin saya itu, maka malam minggu kemarin, si pacar bersedia menemani saya makan tahu campur. Kami makan di warung tenda yang ada di Jl. Paus, Rawamangun. Warungnya tidak memiliki nama, hanya ada tulisan sedia; tahu campur, tahu telur dan tahu gunting Lamongan. Warung ini adalah warung pertama kali saya mencoba tahu telur, pertama kali makan juga sama pacar dan teman-temannya. Setelah masuk ke dalam warung, saya memesan tahu campur sedangkan si pacar memilih tahu telur. Sekitar 10 menit kemudian, pesanan pun datang.

Tahu Campur

Tahu Telur

Melihat pesanan datang, saya baru paham bedanya tahu campur dan tahu telur. Tahu campur terdiri dari mie kuning, tahu, potongan ayam, sayur, kerupuk dan ada 1 bahan lagi yang saya tidak tahu apa namanya yang ke semuanya disiram kuah. Sedangkan tahu telur terdiri dari tahu yang digoreng bersama telur, tauge, lontong, kerupuk dan diberi bumbu kacang, mirip seperti ketoprak. Keduanya diberi petis karena ini makanan Jawa Timur. Bagi yang tidak suka petis, mungkin tidak akan suka makanan ini. Karena ada bumbu petis-nya, makanan ini mengingatkan saya pada suasana lebaran. Kalau orang Jawa Timur pasti menu pelengkap opor ayam pada saat lebaran adalah telur petis. Harga per porsi makanan ini cukup terjangkau yaitu Rp. 10.000,- meskipun menurut saya porsinya sedikit. Tapi Alhamdulillah sudah kesampaian makan tahu campur. Nah, untuk mengisi  perut saya yang masih lapar, saya dan pacar beli roti Papabunz rasa banana chocochips. Maklum kami masih dalam masa pertumbuhan:mrgreen:

Roti Papabunz

Discussion

54 thoughts on “Tahu Campur

  1. Eh kok papabunz miripmirip sama roti boy yaks? *komentakpenting*😀

    Posted by zoothera | March 21, 2011, 9:38 pm
  2. sungguh sungguh bikin laperrrr….

    Posted by riez | March 21, 2011, 9:52 pm
  3. hei aq dulu gak pernah tertarik tahu campur jeng. Eh belakangan ini keranjingan, apalagi nyeruput kuahnya yg seger, dan petisnya yg kha . Hehehe kecuali daging ya selalu aq oper ke suami krn gak suka.

    Posted by Jeni | March 22, 2011, 7:21 am
  4. Hahahahaa…
    Gpp, masih dalam masa pertumbuhan mah butuh banyak asupan.
    Saya suka dengan rotiboy alias papabunz itu…. hangat2 sedap…

    Posted by zee | March 22, 2011, 12:45 pm
  5. keknya sedap itu dek yang tahu campur pedes gak?

    Posted by gerhanacoklat | March 22, 2011, 12:50 pm
  6. Papabunz emang spt plagiat nya roti boy yg muncul duluan deh.. Tapi dia berani tampil sdkt “beda”, nah yg banana choco itu kan tadinya di roti boy nggak ada.. gak tau skrg ada apa nggak.. dan dari segi marketing papa bunz sepertinya lebih banyak cabangnya, *bener nggak nih?* hebat yah…

    Posted by Lyliana Tia | March 22, 2011, 2:07 pm
  7. sekian lama saya mengikuti blog ini namun baru sekarang bisa koment… mak­lum new­bie
    tahu campur? makanan kesukaanku

    Posted by kangmartho | March 22, 2011, 2:08 pm
  8. ohiya, si gula jawa, hehe nama asli nya siapa? boleh kenalan? alumni UI juga ya? fak apa and angk berapa? salam kenal yah..😀

    Posted by Lyliana Tia | March 22, 2011, 2:08 pm
  9. Duh senengnya yang bisa tumbuh bersama si pacar. Hihiii..
    Pengen kue papabunz-nya dong..

    Posted by giewahyudi | March 22, 2011, 2:49 pm
  10. wah, 10rb per porsi? wih, murah banget tuh! haha, saya harus puasa 2 hari untuk makan itu. hahaha

    jadi pengen makan tuh. haha *ngiler*

    Posted by ageng | March 22, 2011, 4:49 pm
  11. Mbak Sya kok acaranya sekarang maem-maem trus sih.. awas endut loh Mbak

    Posted by lozz akbar | March 23, 2011, 4:48 pm
  12. Aku juga suka tahu campur koq mbak,,hihihi
    dipedesin,,hmmmm
    kalau di jember sih ada tambahannya semacam kikil gitu mbak..
    eh mbak, saya kan lagi masa pertumbuhan juga..
    boleh dong rotinya dilepmpar ke jember,,hihihiihi

    Posted by apikecil | March 23, 2011, 4:51 pm
  13. istriku biasanya sering bikinin aku taju campur mbak…. bumbunya enak banget…. lihat fotonya itu bikin saya ngiler…..hehehehe salam kenal

    Posted by Arif Bayu | March 23, 2011, 7:36 pm
  14. hehehehe saya minta banana chocochipsnya :p

    Posted by Merliza | March 23, 2011, 8:13 pm
  15. enak ya kalau punya pacar kompakan mau nemenin makan malem2, heheheheh….
    tahu campur itu kayaknya pake kuah kacang gitu nggak?? enak banget keliatannya.

    Posted by Mbakyu tary | March 23, 2011, 9:51 pm
  16. saya ndak tahu tahu yang begituan….

    klo ketoprak sya tahu, sering makan malah….

    Posted by Sugito Kronjot | March 23, 2011, 10:26 pm
  17. saya nggak gitu ngerti jenis-jenis atau varian olahan tahu. tapi melihat wujudnya, sepertinya lebih familiar sama tahu telur. iya, berasa melihat ketoprak😀

    Posted by Kurology | March 23, 2011, 10:31 pm
  18. selamat makan untuk memenuhi kelengkapan pertumbuhannya🙂
    tahu gejrot saya juga suka,, apalagi campur…

    Posted by ysalma | March 23, 2011, 11:28 pm
  19. dari tampilannya, kayanya lebih enak tahu telur dibanding tahu campur

    Posted by Lockjaw Theory | March 24, 2011, 2:05 pm
  20. kalo di surabaya, tahu telur itu namanya “tahu tek”, kalo yang atas memang tahu campur😀

    Posted by anla arinda | March 24, 2011, 6:38 pm
  21. dek .. sungguh qu jadi ngilerrrr bgt nih ,, apapun bedana yg pentg 2na sedaaaapppp .. hehehe 🙂

    Posted by fitr4y | March 24, 2011, 7:03 pm
  22. rawa mangun y, kayana qu hrusss meluncur kesana … 🙂

    Posted by personal health care | March 24, 2011, 7:05 pm
  23. wah….
    mbak sya mantabs tuh tahu campurnya…
    dan numpang ninggalin koment lgi coz kyaknya dah lama gak koment nih di blognya mbak sya…..

    Posted by adipras | March 25, 2011, 6:46 am
  24. wah mbak, jadi penasaran tahu telurnya…
    udh mau ngiler neh… hehehe…

    Posted by Yan'shu | March 25, 2011, 10:57 am
  25. Ngiler deh lihat tahu telur n tahu campurnya😦

    Posted by erywijaya | March 25, 2011, 10:54 pm
  26. pertama kali diajak makan makanan jawa timur kayak gini pas SMA sama temen2 saya yg emg 4 dari 5 adalah orang jawa. dan langsung ga suka -.-‘ petisnya itu loooohh. aneh rasanya -.-‘
    hahahha emg dasarnya ga suka kali yah

    Posted by jasmineamira | March 26, 2011, 8:27 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

DISCLAIMER

Mohon tinggalkan komentar bila:
♥ Saya mengunggah foto/gambar milik Anda dan saya tidak memberi keterangan sumber yang sesuai.
♥ Saya membuat tulisan yang sumbernya saya ambil dari tulisan Anda dan saya tidak mencantumkan nama atau link Anda sebagai referensi.

Mohon tinggalkan komentar & cantumkan link saya sebagai referensi bila :
♥ Anda berniat mengambil sebagian atau keseluruhan tulisan saya.
♥ Anda ingin mengunduh foto/gambar di blog ini yang menjadi milik saya.
♥ Ingatlah etika ngeblog yang baik, kawan! Jangan asal copy paste!