you are reading
Daily story

Memaafkan

Jadi kemarin saya chatting dengan teman saya, pembicaraannya masih seputar sweet revenge, sekali lagi buat yang belum tahu sweet revenge, silahkan baca di sini. Teman saya cerita bahwa ada orang yang membenci dia dan betapa dia berusaha untuk berdamai dengan orang itu. Sayangnya, meskipun dia sudah berusaha berbuat baik, orang itu masih membencinya.

Saya lalu teringat dengan masalah saya sendiri, yang kurang lebihnya sama dengan dia. Saya mengakui bahwa selama saya hidup, saya tidak selalu berbuat baik apalagi benar. Pastinya saya pernah beberapa kali membuat kesalahan sehingga melukai perasaan orang lain sampai mereka membenci saya. Kalaupun saya berbuat benar, belum tentu juga baik di mata orang lain, sehingga ujung-ujungnya dia membenci saya. Yah, benci itu bisa datang dari kesalahan yang saya perbuat atau pun karena memang ada orang yang iri dengan saya.

Dulu, saya selalu takut dengan respon orang-orang terhadap saya. Saya ingin orang-orang untuk menyukai saya. Saya sangat takut bila ada yang tidak menyukai saya atau bahkan membenci saya. Akibatnya, kadang saya merasa tidak menjadi diri saya sendiri hanya untuk menyenangkan orang lain. Sampai akhirnya saya bertanya, sebegitu banyaknya orang dalam kehidupan saya, apakah saya bisa menyenangkan semuanya? Bahkan seperti yang saya bilang sebelumnya, belum tentu mereka menyukai perbuatan saya yang benar. Akhirnya saya sadar bahwa saya tidak bisa menjadi orang yang selalu menyenangkan bagi orang-orang di sekeliling saya.

They have so many wishes that is impossible for me to make it all come true. I am imperfect, I can not please everybody. But as long as I live, I will learn to always be right.

Dalam kehidupan, sangat wajar bila ada orang yang tidak menyukai saya. Mereka punya alasan sendiri untuk itu. Tapi bukan berarti juga saya akan bersikap sembarangan dan masa bodoh. Bagi saya, hidup merupakan tempat pembelajaran abadi. Saya belajar banyak hal, termasuk untuk bagaimana bersikap terhadap orang lain. Saya melakukan kesalahan-kesalahan bodoh di masa lalu, tapi saya tidak akan menyesalinya. Saya jadikan itu sebagai pelajaran, agar saya tidak mengulang kesalahan yang sama. Dan saya pun meminta maaf kepada mereka yang tidak berkenan dengan perilaku dan perkataan saya yang tanpa saya tahu telah menyakiti hati mereka. Saya ingat kata-kata partner saya “Meminta maaf bukan hal yang paling penting, melainkan komitmen kita untuk tidak mengulangi kesalahan itu“. Jadi, saya meminta maaf dan berusaha untuk tidak mengulanginya. Semoga saya dimaafkan. Sebelumnya, saya telah memaafkan diri saya karena saya paham memaafkan adalah langkah awal penyembuhan hati🙂

Oh ya, saya janji kepada teman saya untuk mendoakan agar temannya itu mau memaafkannya. Semoga saja orang itu mendapat sedikit kelembutan dari Tuhan agar hatinya melunak. Insya Allah🙂

Discussion

37 thoughts on “Memaafkan

  1. Yak, ini membuktikan kembali bahwa menyakiti hati lebih menyakitkan ketimbang menyakiti fisik. Sakit hati lebih lama sembuhnya ketimbang disakiti secara fisik.😦

    Saya ikut mendoakan juga….

    Posted by Asop | May 19, 2011, 3:38 pm
  2. Lintasberita says : terkadang untuk mengucapkan kata maaf itu yang berat..salam kenal ya mbak >.<

    Posted by umy | May 19, 2011, 3:48 pm
  3. tes2

    Posted by umy | May 19, 2011, 3:48 pm
  4. Partner??

    Posted by Mahen | May 19, 2011, 5:25 pm
  5. Ya, klo aku seh mikirnya jadi diri sendiri aja deh sya,, ada kok orang2 yang suka dengan sikap kita apa adanya, klo mereka yang gak terserah deh,,😛

    Posted by niee | May 19, 2011, 6:28 pm
  6. saling memaafkan pasti lebih indah.. hehehehehe

    Posted by eiklil | May 19, 2011, 9:21 pm
  7. kalo aku jadi diri sendiri aja, kalo harus menyenangkan orang terus, aku akan stress.

    Posted by fitr4y | May 20, 2011, 12:20 pm
  8. lebih baik meminta maaf dan memaafkan duluan, kalo sakit hati dan dendam di simpan lama2,, yah akan berdampak tidak baik juga buat kesehatan.

    ketika seseorang tidak mau memaafkan, ya sudahlah itu sudah bukan urusan kita lagi.

    salam 🙂

    Posted by personal health care | May 20, 2011, 12:22 pm
  9. Istiqomah bahasa lainnya,,, maaf bila sudah diterima, komitmen kedepannya untuk tidak mengulangi lagi….

    Posted by Blog Keluarga Keuangan | May 20, 2011, 12:41 pm
  10. yah,, kemakan aki ismet dah…

    Istiqomah yang lebih kepada komitmen untuk tidak mengulangi kasalhan yang telah diperbuat mungkin bahasa lainnya buat saya sya…….

    Posted by Blog Keluarga Keuangan | May 20, 2011, 12:49 pm
  11. “Meminta maaf bukan hal yang paling penting, melainkan komitmen kita untuk tidak mengulangi kesalahan itu“

    yupz, setuju dengan kalimat ini, maaf hanyalah sebuah simbol dan hakikatnya adalah sebuah itikad baik untuk tidak lagi mengulagi kesalahan dalam hal yang sama

    Posted by lozz akbar | May 21, 2011, 10:43 am
  12. saling memaafkan buat sesama…
    salam kenal ^^

    Posted by nalda | May 21, 2011, 4:18 pm
  13. Hai Mba Sya..
    waaah.. buat yang rada sulit untuk memaafkan, harus cari banyak refensi tentang sweet revenge nih sepertinya😉

    iya mba, komitmen. mendengarnya saja aku bergidik😦.. emang susah buat jadi manusia yang berkomitmen. Tapi bukan berarti ngga mungkin bisa..

    Posted by Agry | May 22, 2011, 12:45 am
  14. Komitmen tidak mengulangi kesalahan kayaknya leih bener daripada minta maaf dan mengulangi kesalahan.

    Posted by riez | May 22, 2011, 9:35 am
  15. i’m sorry, Sya.. 🙂

    Posted by eyha4hera | May 22, 2011, 10:47 am
  16. Yg dilakukan bukan sekedar maaf saja, harus beserta perubahan sikap dan tindakan.
    Salam superhangat

    Posted by cenya95 | May 22, 2011, 10:07 pm
  17. ok sip jadikan kesalahan menjadi alas untuk tidak mengulangi lagi kesalahan yang sama…….

    Posted by choirunnangim | May 22, 2011, 10:53 pm
  18. Makanya kita harus bisa menjaga perasaan orang sehingga tidak ada musuh…

    Posted by Kamal Hayat | May 23, 2011, 2:25 am
    • Eh jangan salah, meskipun sudah jaga perasaan orang lain, belum tentu ga ada yang benci kita. Karena seperti yang saya bilang sebelumnya, orang bisa membenci hanya karena iri.

      Posted by Sya | May 24, 2011, 5:00 pm
  19. baru aja dpt sms dari seorang temen tadi malam, begini bunyinya : forgiveness doesn’t make the other person right. it makes you free (stormie omartian)

    see, memaafkan justru bermanfaat positif bagi diri kita🙂

    Posted by len | May 24, 2011, 8:50 am
  20. saya juga mau minta maaf lah
    *sadar diri* *apasih*

    Posted by @helgaindra | June 2, 2011, 10:45 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

DISCLAIMER

Mohon tinggalkan komentar bila:
♥ Saya mengunggah foto/gambar milik Anda dan saya tidak memberi keterangan sumber yang sesuai.
♥ Saya membuat tulisan yang sumbernya saya ambil dari tulisan Anda dan saya tidak mencantumkan nama atau link Anda sebagai referensi.

Mohon tinggalkan komentar & cantumkan link saya sebagai referensi bila :
♥ Anda berniat mengambil sebagian atau keseluruhan tulisan saya.
♥ Anda ingin mengunduh foto/gambar di blog ini yang menjadi milik saya.
♥ Ingatlah etika ngeblog yang baik, kawan! Jangan asal copy paste!