you are reading
Daily story

Rumput Tetangga

Semua pasti setuju bahwa hidup merupakan suatu pembelajaran, iya kan? Kita bisa belajar apa pun, kapan pun dan dari siapa pun. Kemarin ada hal yang membuat saya belajar kembali. Sebenarnya sih ini hal yang sederhana. Tapi seringnya karena terlalu fokus dengan hal yang lebih rumit dan kompleks, saya mudah melupakan hal yang simpel. Masih terbilang manusiawi dan normal sih, tapi kalau keseringan lupa, kan juga tidak baik.

Jadi pelajaran ini saya dapat karena mengamati kehidupan di sekeliling saya. Banyak teman atau sepupu saya yang kelihatannya memiliki karier, kondisi finansial atau hubungan percintaan yang lebih baik dari saya. Rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau dari rumput saya. Ingat tidak salah satu iklan rokok di mana si kambing terjebak di kandang singa karena melihat rumput yang lebih hijau? Nah, saya sering seperti itu, kecuali bagian terjebak di kandang singanya:mrgreen:. Saya menyimpulkan kehidupan mereka hanya dari yang terlihat. Saya melihat yang tampak di luar, bukan yang ada di dalam. Hingga pada suatu saat, seseorang bercerita tentang kehidupannya pada saya. Mendengarnya, perasaan saya bercampur-aduk. Saya sedih sekaligus bersyukur. Tapi rasa syukur saya bukan karena senang mengetahui dia sedang kesusahan lho. Saya bersyukur atas apa yang selama ini saya dapat.

Cerita orang itu benar-benar membuat mata saya melek. Bahwa yang kelihatan di luar tidak sama dengan yang sebenarnya terjadi. Selama ini saya melihat ke atas, melihat mereka yang lebih sukses dibanding saya. Kemudian saya merenungi nasib saya yang begini-begini saja dan lupa untuk mensyukurinya. Nah, sekarang saya melihat ke bawah, saya sadar bahwa setiap yang saya miliki itu harus disyukuri sekecil apa pun itu.

Dalam hidup memang kita tidak bisa melihat segala sesuatunya dari satu sudut pandang saja. Tetapi kita harus melihatnya dari segala sudut. Jadi menyikapi hidup pun lebih enak. Boleh saja sih melihat ke atas, tapi diambil sisi positifnya, yaitu sebagai pemicu kita untuk lebih baik lagi. Lihat juga ke bawah agar kita selalu bersyukur dan bisa menolong mereka yang butuh bantuan. Pelajaran ini saya tulis di blog, agar saya selalu ingat hal ini. Jadi, kalau ada teman yang bilang ke saya “Eh si A enak ya, udah punya ini itu.”, Insya Allah saya ambil positifnya dan mensyukuri apa yang saya punya🙂.

Discussion

46 thoughts on “Rumput Tetangga

  1. Jadi inget iklan rumput tetangga ini, pokoknya rumput yang kita miliki adalah yang harus kita jaga..🙂

    Posted by giewahyudi | July 25, 2011, 2:56 pm
  2. Rumput gue lebih asik….Harus lebih percaya pada diri sendiri

    Posted by terroRIEZ | July 25, 2011, 3:02 pm
  3. Rumput agar bagus, ya dirawat, kalau tidak, bagaimana mau bagus coba🙂.

    Posted by Cahya | July 25, 2011, 3:52 pm
  4. cara mensyukurinya ya dengan menjaga dan merawat rumput2 yg kita miliki agar tetep hijau

    Posted by Mabruri Sirampog | July 25, 2011, 4:52 pm
  5. Iya sya, aku juga sering mikirnya gt, kok orang lain seneng banget yak bs ini itu. Tapi ternyarta byk juga kok org disekitar aku yg blg seneng bgt yak jadi irni yg udh gini gt, intinya emang bener bersyukur aja dengan yg apa adanya sekarang dg terus berusaha untuk lebih tanpa membandingkan dengan org lain🙂

    Posted by niee | July 25, 2011, 5:26 pm
  6. bener banget ya.. ya mungkin karena selama ini kita mengukur kehidupan dari perspektif orang lain, jadinya merasa di luar sana lebih enak, lebih indah dsb.. padahal sih kalo ditelisik lebih jauh, masih banyak hal yang patut kita syukuri dengan kondisi kita saat ini..
    gitu kali ya🙂

    Posted by mamung | July 25, 2011, 6:27 pm
  7. nikmati dan syukuri rumput sendiri, sambil ikhtiar bagaimana supaya rumput kita bisa lebih hijau lagi dari rumput tetangga .. begitu kira-kira menurut saya🙂

    Posted by mascayos | July 25, 2011, 7:13 pm
  8. kalau orang Jawa bilang itu namanya sawang sinawang mbak Sya.. mensyukuri segala nikmat yang telah diberi oleh-Nya, rasanya jauh lebih nikmat daripada kita terus menggerutu dan merasa silau dengan kemegahan yang oran lain punya

    Posted by lozz akbar | July 26, 2011, 12:04 am
  9. Hahaha itu iklan rokok yang kambing makan rumput lucu banget deh…😆

    Posted by Asop | July 26, 2011, 8:01 am
  10. hehehe…. hijau gak hijau kalo disyukuri ternyata lebih hijau koq….

    Posted by Blog Keluarga Kesehatan - Budi | July 26, 2011, 8:38 am
  11. Hidup musti disyukuri agar kita tahu nikmatnya hidup😀 Sambil nunjuk diri sendiri:mrgreen:

    Posted by grandchief | July 26, 2011, 9:31 am
  12. aku juga sering keq gitu,sya….
    kadang gak bersyukur… 😦

    Posted by eyha4hera | July 26, 2011, 10:08 am
  13. d’masiv lagi neehh🙂

    Posted by sakti | July 26, 2011, 10:55 am
  14. Rumput tetangga boleh saja lebih hijau,, tapi hijau belum tentu subur lhoo…

    Posted by ~Amela~ | July 26, 2011, 4:08 pm
  15. menurut saya adalah… duren tetangga itu lebih enak.. karna saya gak punya duren..

    Posted by maseko cahyo | July 26, 2011, 4:38 pm
  16. ikhlas dan syukur selalu berjalan seiring sejalan..
    semoga kita selali ikhlas untuk bersyukur atas apa yang kita terima, sekecil apapun itu

    Posted by apikecil | July 27, 2011, 12:44 am
  17. belum tentu juga ko.. tinggal bagaimana kita mempersepsikannya saja.. terbukti sudah muncul iklannya di televisi :p bahwa rumput saya lebih bagus :p

    Posted by Majalah Masjid Kita | July 27, 2011, 2:14 pm
  18. saya jadi ingat iklan di tipi itu…
    kalo menurut saya, setiap hal pasti punya dua sisi; sisi enak dan nggak enak.
    rumput tetangga boleh jadi lebih enak, tapi belum tentu lebih sehat dari rumput kita sendiri. kok saya jadi ngomongin rumput, ya… :mrgreen:

    Posted by anla arinda | July 28, 2011, 8:46 am
  19. ikut memetik rumput yang penuh makna ini; makasih banyak ya….

    Posted by Akhmad Muhaimin Azzet | July 28, 2011, 11:41 am
  20. jadi intinya:
    jangan ngeliat rumput tetangga, lebih baik ngurusin rumput sendiri dan menadikannya lebih indah dari rumput tetangga

    *ribet juga nulisnya*

    ya yang penting kita terus bersyukur aja deh
    hehehe

    Posted by @helgaindra | July 28, 2011, 2:20 pm
  21. setuju banget deh sya..terkadang kita liat org kok hidupnya enak ya..padahal kita ga tau didalamnya gmna.

    selalu bersyukur dg apa yg kita miliki..itu kuncinya..

    Posted by fitrimelinda | July 28, 2011, 2:28 pm
  22. Salah satu bentuk keserakahan manusia mbak..
    walaupun semua rumput sudah menjadi miliknya…
    tetap akan mengagumi dan mencari rumput lain..
    meskipun mungkin dah ga ada rumput lagi..

    salam hangat sahabat..

    Posted by reedai313 | July 28, 2011, 3:05 pm
  23. Iya kadang manusia lupa untuk mensyukuri apa yang sudah dimilikinya..

    Posted by aan | July 29, 2011, 3:46 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

DISCLAIMER

Mohon tinggalkan komentar bila:
♥ Saya mengunggah foto/gambar milik Anda dan saya tidak memberi keterangan sumber yang sesuai.
♥ Saya membuat tulisan yang sumbernya saya ambil dari tulisan Anda dan saya tidak mencantumkan nama atau link Anda sebagai referensi.

Mohon tinggalkan komentar & cantumkan link saya sebagai referensi bila :
♥ Anda berniat mengambil sebagian atau keseluruhan tulisan saya.
♥ Anda ingin mengunduh foto/gambar di blog ini yang menjadi milik saya.
♥ Ingatlah etika ngeblog yang baik, kawan! Jangan asal copy paste!